Pengertian Sifilis

penyakit sifilisSifilis atau “raja singa”. Penyakit kelamin ini sangat berbahaya dan ditularkan melalui hubungan seksual atau penggunaan barang-barang dari orang yang tertular seperti baju, handuk, dan alat jarum suntik. Penyebab timbulnya penyakit ini adalah kuman atau bakteri yang bernama Treponema Pallidum, seperti apa itu herpes, kita perlu waspadai. Kuman ini akan menyerang organ-organ yang penting dalam tubuh lainnya seperti selaput lendir, anus, bibir, lidah dan mulut

Gejala-gejala umum yang biasanya ditimbulkan oleh penyakit sifilis adalah adanya luka yang jumlahnya hanya satu berbentuk bulat atau lonjong, dengan dasar bersih, kalau kita diraba ada yang kenyal bahkan sampai keras, tidak adanya rasa sakit atau nyeri pada penekanan. Dapat mengakibatkan Kelenjar getah bening di lipat paha bagian dalam membesar, kenyal, juga tidak nyeri pada penekanan.

Kuman atau bakteri dapat menyerang otak, dan orang yang terserang akan mengalami gangguan kejiwaan atau gila. Jika yang diserang bagian sumsum tulang belakang, orang tersebut akan mengalami kelumpuhan, kemunduran kerja jantung, dan kerusakan jaringan susunan saraf, dan masih banyak lagi kerusakan-kerusakan lainnya. Begitu seterusnya, karena kuman-kuman tadi dapat menyerang bagian tubuh manapun tanpa memandang siapa orangnya. Resiko paling fatal penyakit ini dapat mengakibatkan kematian, oleh karena itu segera kunjungi klinik terdekat.

Untuk gejala yang lebih khusus, Penularan dan gejala yang terlihat dibagi menjadi 4 bagian yang berbeda- beda tentunya, antara lain adalah:

  • Tingkat I Penularan dapat terdeteksi sekitar 10-90 hari setelah melakukan hubungan badan
  • Gejala yang terlihat adalah adanya luka kecil bernanah disertai rasa sakit yang amat sangat dan terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening yang mengeras disekitar luka seperti lipatan-lipatan pada paha.
  • Tingkat II Terjadi sekitar 40 hari setelah masuk pada tingkat 1. Gejala yang terlihat adalah adanya luka-luka kecil berwarna merah di sekitar permukaan kulit, dari kulit kepala hingga telapak tangan dan kaki. Luka-luka ini timbul karena kuman telah menyebar melalui peredaran darah.
  • Gejala lainnya adalah keluhan sakit tenggorokan, pusing, lesu, nyeri otot, terjadi kerontokan rambut.

Pencegahan Sifilis

  • Berpantang dari kontak fisik intim dengan orang yang terinfeksi secara efektif mengurangi penularan sifilis, seperti penggunaan yang tepat dari kontrasepsi atau kondom. Namun, penggunaan kondom namun pemakaian alat kondom tidak selamanya bisa mengurangi resiko
  • Hubungan jangka panjang dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi dan menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan risiko.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah sifilis yang selanjutnya dengan meningkatkan daya tahan tubuh atau imun tubuh, sebab jika daya tahan tubuh kurang melindungi tubuh bisa terinfeksi Penyakit dengan mudah
  • Mengurangi pemakaian toilet umum, mencegah sipilis dengan menghindari pemakaian toilet umum pun sangatlah efektif
  • Jauhi narkoba, karena salah satu penularan sipilis adalah bisa dari pemakain narkoba terutama pemakaian alat jarum suntik
  • Pola hidup sehat harus diutamakan dan memakan makanan yang sehat dan bergizi